Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Kota Bandung



Bandung adalah sebuah kota yang terkenal sejuk dan asri. Terlebih di kota tersebut kini telah di bangun beragam taman atau ruang hijau publik yang bisa di akses secara gratis oleh warga sekitar. Jika kamu orang yang tidak menetap di kota Bandung, pasti membayangkan bagaimana rasanya tinggal di sebuah kota yang terkenal sejuk dan asri ini.

Tentu saja, tinggal di kota manapun atau bahkan desa, terdapat kelebihan dan kekurangan nya. Karena dua hal tersebut di takdirikan agar selalu beriringan meskipun secara makna tetap berlawanan. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan tinggal di ibukota Provinsi Jawa Barat alias Kota Bandung. Simak penjelasan dari artikel di bawah ini.

pexels.com

Kelebihan Tinggal di kota Bandung

Ada beberapa kelebihan jika kamu tinggal di kota Bandung. Beberapa kelebihan tersebut telah kami rangkum pada artikel di bawah ini.

1. Banyak kampus favorit

Kelebihan pertama dari kota ini adalah di kota tersebut ada banyak perguruan tinggi atau kampus favorit. Beberapa perguruan tinggi favorit tersebut antara lain adalah ITB atau Institut Teknologi Bandung. Kampus ITB ini adalah sebuah perguruan tinggi teknik yang pertama ada di Indonesia. Selain ITB, ada beberapa perguruan tinggi lain di kota ini baik Negeri atau Swasta yang antara lain adalah Universitas Padjajaran, UPI, Telkom University, Unpas, Unpad dan masih ada banyak lagi.

2. Sejuk dan Asri

Kelebihan lain jika kamu tinggal dan menetap di kota ini adalah kamu akan merasakan udara yang asri dan sejuk.

Seperti yang sudah di jelaskan dari awal, kota ini memiliki banyak taman atau ruang publik yang di tanami pohon-pohon rindang. Selain itu ada banyak wisata di kota bandung yang bertema alam dan memiliki nuansa yang asri, sejuk dan menentramkan hati.

Tapi karena sekarang sudah terjadi perubahan cuaca yang ekstrim, tidak semua daerah di Bandung sejuk dan Asri, sehingga banyak warga mencari toko yang jual AC di Bandung untuk membeli AC dan digunakan di rumah ataupun kantoran.

pexels.com

3. Kota Seni

Jika di kota Jogjakarta terkenal dengan seni rupa, lain hal dengan kota Bandung yang terkenal dengan musik. Seni musik di kota ini berkembang pesat. Berbagai komunitas dari lintas genre berbaur menjadi satu di kota yang terkenal romantis.

Sebagai contoh, di kota ini memiliki banyak musisi dan band yang cukup familiar. Semisal dari skene musik metal atau bawah tanah ada Burgerkill, Jasad Band, Taring, Jeruji dan masih ada banyak lagi.

Dari skene rock ada beberapa band semisal Pas Band, Cupumanik, Rosemary dan masih ada banyak lagi. Sementara itu dari skene musik folk yang sedang di gandrungi banyak orang pada masa kini, beberapa musisi folk asal Bandung yang pasti namanya tidak asing lagi antara lain adalah Fiersa Besari, Mawang, Syarikat Idola Remaja dan masih banyak lagi. Membicarakan relasi antara Bandung dengan musik tidak bakal ada habisnya.

4. Warga yang terkenal ramah

Warga dari kota ini terkenal sopan dan ramah. Karena itu banyak para pendatang yang merasa betah menetap di kota ini. Tapi, meskipun mereka ramah, kamu tidak usah banyak tingkah di kota orang. Hormati sesama agar toleransi terjaga.

Itulah beberapa kelebihan jika kamu tinggal dan menetap di kota Paris Van Java.

Kekurangan tinggal di Bandung

Berikut ini adalah beberapa kekurangan jika kamu tinggal dan menetap di kota Bandung. Simak penjelasan dari artikel di bawah ini.

pexels.com

1. Macet

Permasalahan yang kerap terjadi di kota besar dan belum ada obatnya sampai hari ini adalah tentang kemacetan. Bandung sebagai kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia tidak bisa juga lepas dari masalah kemacetan. Salah satu kekurangan tinggal di kota Bandung ini ya kemacetan.

Dari hasil studi yang di lakukan oleh Asian Development Bank (ADB), kota Bandung menempati urutan ke 14 sebagai kota termacet di Asia. Kemacetan di kota ini paling parah ada di beberapa titik semisal di Bandung Timur. Titik kemacetan di Bandung Timur antara lain berada di jalan Ahmad Yani, Jalan Suci, Jalan Jakarta dan Jalan Surapati.

Selain di Bandung Timur, kemacetan juga terjadi di Pusat Kota. Jalan-jalan di pusat kota yang sering macet adalah Jalan Sukajadi. Titik lain yang sering macet di kota ini adalah area Pasar Kosambi.

Kemacetan di kota ini terjadi lantaran banyaknya jumlah penduduk yang lalu lalang di beberapa titik stategis kota dan juga jumlah kendaraan bermotor yang tidak sebanding dengan luas jalanan. Itu adalah salah satu kekurangan yang harus siap kamu hadapi ketika tinggal di kota bandung.

2. Harga mahal

Hidup di kota sangat jauh berbeda dengan tinggal di kota, Bung dan Nona. Biaya hidup tinggal di kota ini terbilang cukup tinggi.

Kebutuhan harian yang harus kamu penuhi jika tinggal di kota ini lebih mahal. Semisal harga satu bungkus nasi di kota ini di jual sekitar 22 ribu rupiah.

Maka dari itu, jika kamu ingin tinggal di kota ini harus bisa menghemat dan tidak menuruti nafsu dan gengsi agar tidak senang di depan banyak orang, akan tetapi sengsara ketika di rumah kos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *