Tips Identifikasi Masalah yang Disebabkan Oli AC



Pelumasan menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk memastikan kinerja sistem pendingin yang menggunakan kompresor agar bekerja optimal.

Begitu pula dengan Air Conditioner (AC) yang juga mengandalkan perangkat kompresor untuk menghaslkan tekanan sehingga hawa dingin bisa berembus. Maka dari itu, oli AC menjadi hal yang harus diperhatikan dalam proses maintenance AC.

Pentingnya Oli AC pada Kompresor Pendingin Ruangan

pixabay.com

Ada berbagai masalah yang bisa terjadi akibat perangkat kompresor bermasalah dengan pelumasnya. Masalah ini bisa berupa kinerja yang tidak optimal, mengeluarkan bunyi berisik atau bahkan kompresor tidak bekerja.

Penting bagi pengguna AC rumahan maupun teknisi untuk mengetahui bagaimana cara menganalisa bahwa kompresor AC kekurangan oli. Tentu saja cara paling mudah adalah dengan mengamati gejala yang muncul, antara lain

  • AC yang kurang atau tidak dingin, bahkan justru terasa hangat.
  • Kompresor mudah panas (overheat/mati) meskipun kipas outdoor masih terus berputar.
  • Kompresor mengeluarkan bunyi yang kasar atau bahkan terkesan berisik.
  • Jumlah air pembuangan sangat sedikit atau bahkan tidak ada.

Kurangnya volume oli pada kompresor umumnya dipicu oleh adanya kebocoran yang kemudian membuat freon ikut terbuang bersama dengan oli. Kasus kebocoran seperti ini cukup sering terjadi di kalangan pengguna.

Penyebabnya bisa karena adanya kesalahan saat melakukan pemasangan pipa hingga adanya gesekan antara pipa di unit outdoor yang dikarenakan getaran dari kompresor.

Selain itu, ada pula beberapa penyebab lain yang bahkan terkesan sepele kemudian mengakibatkan kebocoran pipa.

Secara kasat mata, untuk mengetahui kebocoran seperti ini dapat dilakukan dengan melihat di sekitar lokasi kebocoran. Apabila terlihat ada jejak atau rembesan oli, maka besar kemungkinan oli ikut terbuang bersama freon yang bocor.

Meskipun kasus freon bocor belum tentu memerlukan penggantian oli, tetap saja diperlukan analisa seberapa parah tingkat kebocoran sehingga penggantian oli bisa saja tidak dilakukan jika kebocoran freon termasuk bocor halus, misalnya.

Pada lain kondisi, ada pula saat dimana oli harus diganti meskipun tidak ada kebocoran yang terjadi. Hal ini dikarenakan oli dalam kompresor mengalami reaksi terhadap freon yang kemungkinan dipicu oleh adanya kotoran atau air ketika pemasangan.

Hal ini menyebabkan oli dan freon menyatu menjadi cairan gelap pekat dan berbau menyengat. Meskipun jarang terjadi, cairan ini bisa menyebar ke saluran pipa kondensor hingga evaporator.

Cara Menangani Adanya Indikasi Kebocoran Oli AC

pixabay.com

Apabila Anda mencurigai terjadinya suatu kebocoran pada sistem AC di rumah Anda, maka teknisi AC bisa melakukan berbagai langkah untuk memastikan kondisi tersebut dengan cara

  • Memeriksa tegangan arus listrik (voltase ) pada perangkat AC dan memastikan bahwa nilainya normal atau setidaknya pada voltase 190 sampai 220 volt.
  • Apabila voltase di bawah 190 volt, teknisi akan menyesuaikan tegangan terlebih dahulu misalnya dengan menggunakan stavolt atau merubah jalur kabel power AC tersebut. Tingkat voltase yang rendah sangat mempengaruhi kinerja kompresor sesuai dengan indikasi yang telah disebutkan sebelumnya.
  • Teknisi juga dapat melepas lalu mengukur nilai besaran kapasitor AC untuk memastikan kondisinya masih baik.
  • Memeriksa dan memastikan kinerja overload kompresor apakan masih cukup baik atau diperlukan penggantian.
  • Teknisi juga bisa menyesuaikan suhu pada bodi kompresor apabila terasa terlalu panas menggunakan kain yang dibasahi secukupnya.
  • Memastikan nilai besaran kapasitor fan outdoor karena dapat mempengaruhi kinerja putaran kipas yang menentukan performa proses pendinginan.
  • Setelah berbagai pemeriksaan di atas sudah diterapkan, teknisi biasanya akan mencoba menghidupkan AC untuk mengetahui adakah perbaikan pada kinerja AC ataukah masih belum.
  • Pada posisi ini, teknisi akan memastikan tidak adanya oli kompresor yang merembes ke saluran pipa evaporator.

Apabila berbagai rangkaian yang biasanya diterapkan tersebut, biasanya masalah umum pada AC sudah dapat diperbaiki. Jika tidak, maka penggantian oli yang sesuai dengan spesifikasi bisa dijadikan sebagai upaya lanjutan.

Apabila Anda kurang memahami tentang pelumas ini, ada berbagai referensi seperti di polarin.co.id sebagai pertimbangan.

Nah, cara untuk menganti oli kompresor pada AC sendiri pada dasarnya cukup sederhana, yaitu;

  • Melepas pipa high pressdan low press di bagian kompresor menggunakan alat las
  • Melepas baut support yang menyangga kaki-kaki komponen kompresor
  • Membuang oli lama cukup dengan sedikit memiringkan kompresor, lakukan hingga oli lama habis
  • Pasangkan plastik di pipa high kompresor
  • Tuang oli kompresor yang baru ke dalam plastik tersebut sesuai (volume) takaran oli
  • Masukan oli baru ke dalam kompresor secara perlahan
  • Melakukan flushingterhadap kondensor perangkat outdoor
  • Rakit kembali kompresor menggunakan alat las, antara lain pipa-pipa yang terhubung pada kondensor outdoor dan sebagainya

Diharapkan dengan dilakukannya pemeriksaan, perbaikan dan digantikannya oli, maka AC akan terasa lebih dingin dibanding sebelumnya.

Sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa teknisi AC profesional karena proses penggantian oli AC adalah proses yang cukup rumit meliputi membongkar unit outdoor, mengisi penuh freon, mengelas sejumlah pipa hingga flushing.

Itulah tadi sejumlah tips untuk mengetahui da memastikan adanya kebocoran pada sistem AC. Masalah ini memang dapat memicu berbagai kondisi lain pada perangkat AC, maka dari itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang cukup apabila Anda memang berniat untuk melakukan pemeriksaan sendiri.