Ketahui Cara Menentukan Segmentasi Lyft Hingga Populer di Amerika



Lyft merupakan perusahaan jasa transportasi berbagi tumpangan nomor dua setelah Uber. Hebatnya pangsa pasar yang dimiliki telah mencapai 28 persen di Amerika Serikat. Hal ini tidak terlepas dari segmentasi Lyft yang diterapkan oleh perusahaan ini.

Untuk mencapai kesuksesan dengan mendapatkan banyak pelanggan maka harus membuat pangsa pasar yang tepat. Ini cukup penting dalam menjalankan suatu perusahaan. Selain mudah dikenal juga akan mendapatkan banyak keuntungan.

Dalam menjalankan perusahaan besar sekelas Lyft pastinya dituntut untuk memiliki target yang jelas. Sehingga dalam praktiknya akan menentukan segmentasi pasar sesuai dengan target yang telah ditentukan. Jadi akan mengetahui seberapa besar tenaga yang harus dikeluarkan supaya bisa mencapainya. Untuk lebih jelasnya, simak uraian di bawah ini.

Seputar Segmentasi Pasar  

Sejak pertama kali muncul pada tahun 2012 Lyft telah mendapatkan berbagai kesuksesan. Bahkan eksistensi yang dimiliki membuatnya berada di urutan nomor dua setelah Uber. Kesuksesan yang didapatkan oleh Lyft tidak dengan mudah didapatkan karena harus ada segmentasi pasar yang jelas.

Keberadaan segmentasi pasar dalam suatu bisnis sangat lah penting. Adapun pengertian dari segmentasi pasar adalah suatu strategi dalam dunia bisnis dengan cara mengelompokkan produk sesuai dengan kesamaan, kemiripan serta kebutuhan pelanggan.

Dengan kata lain segmentasi pasar merupakan cara yang digunakan untuk memuaskan target konsumen dengan lebih efisien. Menentukan segmentasi pasar merupakan strategi awal dalam rencana bisnis yang bisa mempengaruhi produk yang dikembangkan.

Dalam segmentasi Lyft juga sangat menentukan kesuksesan. Dimana diketahui jika populasi pelanggan semakin banyak dan memiliki kebutuhan maupun keinginan yang berbeda-beda. Sehingga dibuatnya segmentasi pasar sangat dibutuhkan.

Namun perlu dipahami jika tidak semua layanan dari Lyft bisa sesuai yang diinginkan atau dibutuhkan oleh seluruh masyarakat. Namun dengan adanya segmentasi pelanggan akan membuat lebih fokus pada kelompok masyarakat yang berpotensi menjadi pelanggan. Sehingga dalam proses ini nantinya akan meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan.

Cara Menentukan Segmentasi Lyft

1. Menentukan Target Pasar

Sebelum menentukan target pasar terlebih dahulu harus mengetahui tipe-tipe segmentasi pasar. Adapun tipe-tipenya seperti lokasi, waktu, harga dan demografi. Dari keempat hal tersebut mana segmentasi yang cocok untuk menjadi calon pelanggan. Pastikan semua orang yang menjadi target pasar memiliki kesamaan sesuai segmen. Misalnya harganya murah cocok untuk kelas pekerja atau pelajar.

2. Menentukan Ekspektasi

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mencari tahu apa kebutuhan dari calon konsumen. Kemudian disesuaikan dengan produk yang ditawarkan. Hadirnya Lyft ditengah-tengah masyarakat bertujuan untuk mengurangi kemacetan dengan menciptakan taksi online. Adanya taksi online membuat masyarakat beralih menggunakannya dan meninggalkan kendaraan pribadi.

Pelayanan berkualitas serta keamanan terjamin menjadi jawaban atas kebutuhan calon konsumen. Akan tetapi sebelum menentukan ekspektasi terlebih dahulu harus mencari banyak informasi. Caranya dengan bertanya langsung kepada calon konsumen atau dengan serangkaian tes produk.

3. Memisahkan Menjadi Sub-Group

Setelah mendapatkan banyak informasi dari wawancara dan tes produk yang dilakukan. Supaya hasil yang diperoleh bisa maksimal dan sesuai hasil maka perlu untuk memisahkannya menjadi sub-group sesuai dengan segmentasi.

4. Mengevaluasi Kembali Target Pasar

Sebelum melangkah ke tahap selanjutnya sebaiknya melakukan evaluasi sekali lagi target pasar yang dibidik. Pastikan target pasar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari masyarakat. Apabila ada yang tidak sesuai bisa segera dikeluarkan dari sub-group.

5. Memberikan Nama Segmen Pasar

Supaya produk yang dimiliki bisa dengan mudah diingat maka perlu untuk memberikan nama. Tidak bisa dipungkiri jika nama produk sangat mempengaruhi kesuksesan suatu bisnis, terutama perusahaan Lyft. Misalnya segmen pasar kelas menengah ke bawah.

6. Menentukan Strategi Pemasaran

Setiap segmen dan target yang ditentukan pastinya memiliki strategi pemasaran yang berbeda. Strategi pemasaran dari Lyft adalah berani memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjamin keamanan. Selain itu tarif yang digunakan sangat murah serta sering melakukan promo-promo menarik.

7. Mengevaluasi Respons Pasar

Setelah produk sudah berjalan dan menghasilkan penjualan maka perlu mengetahui bagaimana respons dari konsumen. Terutama dalam hal kekurangan dari produk yang dimiliki. Setelah mendapatkan masukan dari konsumen maka segera diperbaiki. Sebagai perusahaan jasa  harus menjaga kepercayaan konsumen karena ini sangat penting.

Nah itulah uraian tentang cara menentukan segmentasi Lyft hingga populer di Amerika. Diharapkan penjelasan di atas bisa dengan mudah dipahami serta menambah pengetahuan. Akan tetapi, jika ingin mengetahui lebih jauh tentang Lyft bisa mengunjungi ridelancer.com. Melalui ridelancer akan menambah banyak informasi berbagai transportasi online.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *